Laman

Rabu, 06 Maret 2013

Batik - Sejarah dan lain-lain

* Artikel yang saya tulis ini merupakan rangkuman dari sebuah buku :

  
   ·    Judul                      : Batik - Mengenal Batik dan Cara Mudah                                                Membuat Batik         
   ·    Pengarang               : E. A. Pamungkas
   ·    Penerbit                  : Gita Nagari
   ·    Tahun terbit            : Cetakan I, 2010
   ·    Jumlah halaman       : viii + 132 halaman

  Dengan beberapa perubahan di dalamnya.

Langsung saja =>

A.     SEJARAH
·         Berasal dari kata "Mbat" (melempar) dan "Tik" (titik)
·         Batik berkembang pada zaman Majapahit
·         Awalnya hanya dipakai oleh kalangan keraton, kemudian dibawa keluar oleh para pengikut raja.

·         Periode perkembangan :
-  MAJAPAHIT. Pusat batik : Tulungagung dan Mojokerto yang juga merupakan pusat kerajaan. Batik menyebar seiring dengan menyebarnya daerah kekuasaan kerajaan
-  ZAMAN PERKEMBANGAN ISLAM. Pusat batik : Ponorogo. Batik diperkenalkan di Ponorogo oleh putri Keraton Solo yang dinikahi oleh Kyai Ponorogo.
-  BATIK SOLO DAN JOGJA. Batik dikenal sejak zaman Kerajaan Mataram. Batik berkembang karena rakyat tertarik dengan pakaian yang dikenakan oleh keluarga keraton saat melakukan upacara-upacara adat di luar.
  Pada saat terjadi  perang, keluarga keraton banyak mengungsi ke daerah-daerah lain. Kemudian mereka mengembangkan batik di sana
-  DI DAERAH LAIN. Batik Banyumas dibawa oleh pengikut Pangeran Diponegoro seusai perang. Batik Pekalongan dibawa oleh Pangeran Diponegoro yang mengembangkan usahanya. Batik Tegal berkembang pada akhir abad 19.

B.     MOTIF-MOTIF BATIK
·      Khas Yogyakarta : Bledak Sidoluhur Latar Putih, Cakar Ayam, Cuwiri, Grageh Waluh, Grompol, Harjuno Manah, Jalu Mampang, Jawah Liris Seling Sawat Gurado, Kasatrian, Kawung Picis, Kembang Temu Latar Putih, Klitik, Latar Putih Cantel Sawat, dll.
·      Khas Solo : Semen Rante, Sido Luhur, Sido Asih, Parang Kusumo, Truntum.
·   Khas Cirebon : Megamendung, Ganggengan, Singa Payung, Tiga Negeri, Motif Dewa-Dewa.
·      Batik Banyumas
·      Batik Garut : Merak Ngibing
·      Batik Indramayu : Motif Wadasan
·      Batik Tasikmalaya
·      Batik Pekalongan : Motif Dua Negeri, Jawa Hokokai, dan lain-lain.
·      Dan lain-lain

C.     TEKNIK PEMBUATAN BATIK
·      Menurut teknik pembuatannya : Batik Tradisional, batik Modern
·      Bahan pembuat batik : Kain mori, canting, gawangan, bandul, malam, wajan, kompor.
·      Pemb. Batik tradisional : Persiapan – pelekatan malam – pewarnaan – pelorotan – penjemuran.
·      Pemb. Batik modern : Persiapan – desain – pewarnaan.
·      Macam desain batik : Geometris, non-geometris.
·      Jenis canting menurut:
-     fungsi : canting reng-rengan, canting isen.
-     ukuran cucuk : besar, kecil, sedang.
-     jumlah cucuk : c. cecekan, c. loron, c. telon, c. prapatan, c. liman, c. byok. *c.=canting

D.     KEGUNAAN BATIK
·      Untuk : Kemeja, Kebaya, kaos, Blous, daster, sprei, alas meja, celana, dll.

E.      TIPS DAN TRIK MERAWAT BATIK (batik tulis yang asli)
·      Tidak mencuci dengan mesin cuci
·      Mencuci dengan shampo
·      Mencuci tanpa menggosok dan tanpa detergen
·      Dijemur dengan tidak langsung terkena sinar matahari
·      Tidak menyetrika secara langsung
·      Menyimpan batik di dalam plastik untuk menghindari ngengat

1 komentar:

Unknown mengatakan...

tolong kasih daftar pustakanya ya pliss.... ;)